HTML/JavaScript

Dapatkan Pulsa Gratis Setelah Mendaftar Disini..!!!

http://exci.to/1uQMcX1

Wikipedia

Search results

Wednesday, 25 June 2014

Kegelapan dan Gelombang di Dasar Lautan ~ Keajaiban al-Qur'an


Pengukuran yang dilakukan dengan teknologi masa kini berhasil mengungkapkan bahwa antara 3 hingga 30% sinar matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Jadi, hampir semua tujuh warna yang menyusun spektrum sinar matahari diserap satu demi satu ketika menembus permukaan lautan hingga kedalaman 200 meter, kecuali sinar biru (lihat gambar di samping). Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak dijumpai sinar apa pun. (lihat gambar atas). Fakta ilmiah ini telah disebutkan dalam ayat ke-40 surat An Nuur sekitar 1400 tahun yang lalu..

"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (Al Qur'an, 24:40)
Keadaan umum tentang lautan yang dalam dijelaskan dalam buku berjudul Oceans:
Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)
Kini, kita telah mengetahui tentang keadaan umum lautan tersebut, ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya, kadar garamnya, serta jumlah air, luas permukaan dan kedalamannya. Kapal selam dan perangkat khusus yang dikembangkan menggunakan teknologi modern, memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan informasi ini.
Manusia tak mampu menyelam pada kedalaman di bawah 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tak mampu bertahan hidup di bagian samudra yang dalam nan gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Karena alasan inilah, para ilmuwan hanya baru-baru ini saja mampu menemukan informasi sangat rinci tersebut tentang kelautan. Namun, pernyataan "gelap gulita di lautan yang dalam" digunakan dalam surat An Nuur 1400 tahun lalu. Ini sudah pasti salah satu keajaiban Al Qur’an, sebab infomasi ini dinyatakan di saat belum ada perangkat yang memungkinkan manusia untuk menyelam di kedalaman samudra.

Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…"mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur’an yang lain.
Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)
Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur'an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.

Sumber : https://www.facebook.com/notes/keajaiban-al-quran/kegelapan-dan-gelombang-di-dasar-lautan-keajaiban-al-quran/363866890364710

Saturday, 21 June 2014

Kutipan Artikel Ketika Albert Einstein Meninggal


Berikut ini adalah salinan dari sebuah artikel yang ditulis oleh RW Apple, Jr ’57 pada Jumat, 18 April 1955, hari Albert Einstein meninggal. The Daily Princetonian terdengar berita yang mengabarkan dan menerbitkan edisi khusus tentang kematian albert hanya beberapa jam setelah kematiannya.
353oyDr Albert Einstein meninggal pagi ini di Princeton Hospital. Tujuh puluh enam bulan lalu, fisikawan yang tunduk terhadap penyakit jantung 01:15 hari ini.
Ia dibawa ke rumah sakit Jumat lalu setelah sakit dua hari, menurut Dr Guy K. Dean, dokter pribadinya.Dia tampaknya telah membuat pemulihan dari kebocoran di aorta dan komplikasi kandung empedu. Dr Thomas S. Harvey, ahli patologi Rumah Sakit, dilakukan otopsi tak lama sebelum tengah hari hari ini dan setuju dengan diagnosis Dr Dean.
“Sebuah kebocoran kecil dari kantung aneurismal ke dalam jaringan di belakang aorta membawa kematian,” kata Dr Dean. ” Dr Harvey menjelaskan bahwa Dr Einstein aorta (pembuluh darah utama di tubuh) adalah “menonjol keluar seperti ban dalam tua dan akhirnya putus. Dia menambahkan bahwa penyakitnya mirip dengan arteriosclerosis atau pengerasan pembuluh darah.
Enam dokter telah hadir selama penyakit: Dr Dean, Dr Ralph J. Belford dan Dr Willard G. Rainey dari Rumah Sakit Princeton ; Dr Rudolf Ehrmann dan Dr Gustav Bucky, teman lama dari Jerman, dan Dr Frank Glenn, seorang ahli bedah jantung dan aorta dari New York City.
albert einstein meninggalkan dua putra dan putri: Dr Hans Albert Einstein, 57, Profesor Teknik di Universitas California, yang terbang di sini Sabtu; Dr Edward Einstein, 45, sekarang tinggal di Swiss, dan Miss Margot Einstein 55, yang tinggal di sini. Ada juga dua cucu.

Sumber : http://slowbutsure2nd.wordpress.com/page/2/


Latar Belakang Albert Einstein

Orang Tua Einstein, Hermann dan Pauline, orang  jerman kelas menengah.
“Saya adalah anak dari orang tua yang tak beragama (Yahudi)” kenang Einstein
“Ada dunia yang besar di luar sana, kebebasan dari kita, peradaban manusia dan yang ada sebelum kita seperti keagungan, teka teki kekal, setidaknya sebagian dapat diakses ke tinjauan dan pikiran kita. Perenungan dari isyarat dunia adalah seperti pembebasan”
rumahSatu kisah yang Einstein suka ceritakan adalah tentang masa kecilnya yaitu sebuah “keajaiban” yang dia lihat ketika ia berusia empat atau lima tahun : kompas magnet. Jarum yang tetap menghadap utara, dituntun oleh kekuatan tak terlihat, sangat mengesankan anak-anak. Kompas meyakinkan dia bahwa harus ada “sesuatu di balik sesuatu, sesuatu yang sangat tersembunyi”. Bahkan sebagai Einstein kecil dia adalah anak yang mandiri dan pemikir. Menurut legenda keluarganya, dia seoarang yang memiliki keterlambatan berbicara pada awalnya, berhenti sejenak untuk mempertimbangkan apa yang akan dia katakan. Adik perempuannya ingat, konsentrasi dan ketekunan yang digunakan saat dia membangun rumah dari kartu memiliki banyak cerita. Pikiran anak itu telah dirangsang oleh pamannya, seorang insinyur dan mahasiswa kedoteran yang selalu makan malam setiap satu kali dalam seminggu di rumah einstein.

“Pada umur 12, saya merasakan kejaiban pada buku kecil geometri bidang Euclid, yang datang ke tangan saya pada awal tahun ajaran. Dari sini ada pertanyaan, misalnya persimpangan tiga ketinggian pada segitiga di satu titik, dimana -meskipun tidak jelas- namun bisa dibuktikan dengan pasti sehingga muncul keraguan untuk keluar dari pertanyaan. Kejernihan dan kepastian ini membuat kesan yang tak terlkukiskan pada saya.”
Meskipun ia mendapat nilai bagus pada umumnya (dan berlaku pada matematika), Einstein membenci sekolah SMA ia dikirim di Munich, dimana kesuksesan tergantung pada hafalan dan ketaatan pada otoritas yang sewenang-wenang. Belajar yang sesungguhnya sebenarnya dilakukan di rumah dengan buku-buku tentang matematika, fisika, dan filsafat. Seorang guru menyarankan Einstein meninggalkan sekolah, karena kehadirannya menghancurkan hormat murid lain kepada guru. Anak laki-laki berumur lima belas tahun itu berhenti sekolah dalam jangka menengah untuk bergabung dengan orang tuanya, pindah ke Italy.

Sumber : http://slowbutsure2nd.wordpress.com/

Teori Albert Einstein Bisa Temukan Planet Baru

1988865
Teori relativitas dari ilmuwan termahsyur Albert Einstein kini digunakan para peneliti untuk menemukan planet baru.
Planet baru tersebut diberi sebutan ‘Einstein Planet’ oleh para peneliti yang menggunakan teori relativitas untuk menemukannya. Planet ini secara resmi disebut sebagai Kepler-76b. Planet ini memiliki ukuran 25% lebih besar dan bobot dua kali lipat dari planet Jupiter.
Para peneliti itu menggunakan efek dari teori relativitas Einstein, yang pertama adalah beaming effect yang terjadi ketika cahaya dari bintang induk meningkat ketika planet itu lebih dekat ke bumi, dan meredup ketika planet itu menjauh.
Efek lainnya disebut efek relativistik yang foton menyebabkan partikel cahaya, menumpuk dan menjadi fokus dari arah gerak bintang.
“Ini adalah pertama kalinya teori relativitas Einstein digunakan untuk menemukan sebuah planet,” ujar tim peneliti, Tsevi Mazeh seperti dikutip Space.com.
Para peneliti menggunakan data dari pesawat luar angkasa Kepler milik NASA yang menyediakan rincian data untuk pengamatan.
Kepler memang dirancang untuk mencari planet asing. Namun penggunaannya biasanya memakai metode transit yang mencari bintang-bintang yang redup secara berkala saat planet-planet melewati di depan mereka.
Teknik lainnya adalah metode wobble yang mencari tanda-tanda gerakan kecil dalam kecepatan radial bintang yang disebabkan oleh gerakan menarik dari planet.
Teori relativitas Einstein dipandang para peneliti sangat efektif untuk menemukan planet dengan wilayah pencarian yang jauh lebih besar.
Teori ini lebih unggul karena tidak memerlukan pengukuran dengan tingkat presisi yang tinggi dari kecepatan sebuah bintang, atau kesejajaran dari bintang dan planet yang dilihat dari bumi, dimana keduanya adalah kelemahan utama dari metode lainnya.
“Teknik berburu planet masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Setiap teknik baru yang kami tambahkan memungkinkan kami untuk menyelidiki planet dalam wilayah yang baru,” pungkas Avi Loeb, seorang peneliti lainnya.

Sumber : http://slowbutsure2nd.wordpress.com/page/2/

Mimpi Alberts Einstein


Albert EinsteinKetika Einstein masih hidup, beliau pernah meramalkan bahwa seratus tahun setelah era beliau, manusia akan mencapai puncak peradabannya. Pada saat itu, manusia sudah bisa bepergian ke luar angkasa untuk membentuk koloni di sana (mimpi ini sekarang diteruskan Hawking7) dan bisa mengatasi kematian. Saya setuju pada hal pertama dan kurang setuju pada hal yang kedua. Para ahli sejarah sepakat bahwa tonggak kebangkitan era Einstein terjadi pada tahun 1905, ketika beliau mengajukan makalah-makalahnya kepada masyarakat sains, terutama makalah tentang relativitas. Saat ini masa telah memasuki tahun 2008, yang berarti telah lewat seratus tahun setelah masa beliau. Apakah ada tanda-tanda ramalan Einstein akan terjadi? Saya sering merenung dan memperhatikan sekitar, sehingga saya memang telah mendapatkan tanda-tanda itu. Di sana-sini saya menyaksikan kelompok pemuda dengan mata tajam, smile-face, dan dengan air muka yang penuh semangat. Meskipun secara fisik mereka terlihat kurus-kering, mungkin karena mereka banyak berpuasa, secara berjamaah mereka senantiasa menjunjung tinggi panji kebangkitan manusia. Saya melihat, di awal abad 21 ini akan terjadi revolusi sistem kehidupan secara besar-besaran. Dan para pemuda penuh semangat itulah yang akan menjadi aktor utama kebangkitan tersebut, yaitu kebangkitan manusia menuju era piring terbang.

Penyesalan Terbesar Dalam Hidup Albert Einstein

This image was selected as a picture of the we...
This image was selected as a picture of the week on the Malay Wikipedia for the 44th week, 2009. (Photo credit: Wikipedia)
Pada hari yang bersejarah, 2 Agustus 1939, 72 tahun silam, seorang fisikawan bernama Albert Einstein melayangkan sepucuk surat kepada Presiden AS, Franklin D. Roosevelt, yang isinya menyatakan bahwa AS harus terlebih dahulu menciptakan bom atom sebelum didahului Jerman.
Pada 6 dan 9 Agustus 1945, di Hiroshima dan Nagasaki, AS menjatuhkan masing-masing sebuah bom atom, yang mengakibatkan ratusan ribu warga Hiroshima tewas, dan hampir 40.000 warga kota Nagasaki meninggal di tempat. Total 140 ribu jiwa yang tewas dan terluka. Einstein di kemudian hari mengatakan, kesalahan paling fatal yang pernah dilakukannya selama hidupnya adalah mengemukakan ide untuk menciptakan senjata nuklir tersebut.
Awal Mula Riset Bom Atom
Karena penindasan NAZI terhadap warga Jerman keturunan Yahudi, mengakibatkan banyak ilmuwan Yahudi yang melarikan diri ke AS. Pada saat itu pula, banyak di antara mereka yang memperingatkan kepada Pemerintah AS bahwa Jerman sedang menciptakan semacam “senjata super”. Pada 1939, beberapa ilmuwan yakni Gerald, Fermi, Ladd dan Teller mengkhawatirkan senjata nuklir yang akan diciptakan Jerman, dan mereka berharap agar Pemerintah AS dapat terlebih dahulu mengembangkan senjata nuklir.
Saat mereka menyampaikan hal itu, para pejabat menganggap para ilmuwan ini mendongeng, hingga akhirnya mereka pun mendapatkan dukungan dari Einstein. Pada 19 Oktober 1939, Presiden Roosevelt secara resmi menandatangani dokumen pengesahan pengembangan senjata nuklir. Dua hari kemudian, AS membentuk “Komite Pengembangan Senjata Atom” yang diberi kode S-11.
Pada 7 Desember 1941, Jepang sukses dalam penyerangannya terhadap Pearl Harbour, sehingga mendesak Pemerintah AS untuk mempercepat terciptanya “bom atom”. Pada Juni 1942, rencana pengembangan bom atom AS secara resmi dimulai. Karena berkantor pusat di wilayah Manhattan, maka proyek tersebut diberi nama “Manhattan Project”. Pada tahun yang sama juga dibangun pusat uji coba nuklir di padang pasir yang luas tak bertepi di New Mexico, dan diberi nama Laboratorium Los Alamos.
Einstein2
12 September 1933, seorang fisikawan Hungaria yang diasingkan di Inggris bernama Leo Szilard saat melewati jalanan kota London tiba-tiba mendapatkan ilham mengenai fisi nuklir. Setelah mengetahui bahwa Jerman mulai melakukan penelitian terhadap fisi nuklir, Szilard pun membujuk Albert Einstein segera menulis surat terkenal itu kepada Presiden Roosevelt, mendesak AS untuk segera membuat bom atom. Oleh karena itu, AS pun mulai melaksanakan rencana pengembangan bom atomnya yang sangat rahasia itu yang diberi nama “Manhattan Project”. Foto Eintstein dan Szilard.
Pada awal Juli 1945, akhirnya AS berhasil menciptakan 3 buah bom atom, yang diberi kode Big Boy, Little Boy, dan Fatty. Bom bernama Big Boy dan Fatty menggunakan metode implosif, dengan bahan Plutonium 239 sebagai muatan inti. Sementara Little Boy menggunakan metode penembakan, dengan bahan Uranium 235 sebagai muatan inti.
Pada 15 Juli, Presiden AS, Harry S. Truman mendarat di Potsdam. Pada 16 Juli pukul 05:29:45, uji coba bom atom pertama dalam sejarah peradaban manusia berhasil diledakkan di padang pasir Alamogordo. Karena pasukan AS banyak kehilangan prajuritnya yang tewas maupun luka-luka akibat pertempuran di Iwo Jima dan juga Okinawa pada 1943, maka pihak militer terus mendesak agar digunakan senjata nuklir terhadap Jepang.
Musim semi 1945, tentara AS menduduki wilayah bagian barat Jerman, dan mendapati bahwa fasilitas riset nuklir NAZI hanya sebatas tahap laboratorium riset semata dan belum ada proyek pembuatan senjata nuklir. Setelah Einstein mengetahui hal itu, ia segera meminta agar Gedung Putih membatalkan penggunaan senjata nuklir. Tujuh orang ilmuwan terkenal AS ketika itu juga mengirimkan surat untuk meminta Pemerintah AS agar tidak menggunakan bom atom.
Akan tetapi pihak militer dan politik AS bersikeras menggunakan bom atom agar Perang Pasifik dapat segera diselesaikan, dan tentara AS tidak terus menerus mengalami kerugian prajurit tewas dan terluka. Selain itu juga bertujuan untuk memupus persiapan perang yang dilakukan Uni Soviet terhadap Jepang. Pada 30 Juli 1945, Jepang menolak ultimatum yang dibuat di Potsdam oleh AS, Inggris, dan Soviet, yang isinya: “Jika Jepang tidak segera menyerah, maka akan segera dibumi hanguskan”.
Pada 6 Agustus 1945 pukul 08:15 pagi hari, pesawat Enola Gay menjatuhkan bom atom pertama yang digunakan dalam perang sepanjang sejarah manusia (Little Boy) di atas Kota Hiroshima, yang menyebabkan seratus ribu lebih warga Hiroshima tewas. Diperkirakan hingga 1.950, korban yang tewas akibat penyakit kanker dan penyakit komplikasi jangka panjang lainnya akibat radiasi nuklir, mencapai hingga 200.000 jiwa.
Pada 9 Agustus 1945, bomber B-29 menjatuhkan bom atom kedua Fatty di atas Kota Nagasaki, yang menyebabkan 40.000 jiwa warga Kota Nagasaki tewas di tempat. Dan total jumlah korban tewas mencapai 140.000 jiwa. Pada 15 Agustus 1945, tepat pukul 12 tengah hari waktu Jepang, Kaisar Jepang Hirohito menyatakan Jepang menyerah tanpa syarat, dan menjadi momentum berakhirnya Perang Dunia II.
Einstein3
6 Agustus 1945 pukup 08:15 pagi hari, pesawat “Enola Gay” menjatuhkan “Little Boy” dari ketinggian 9.906 meter di atas Hiroshima, ketinggian picu ledak bom atom itu telah di-setting pada ketinggian 600 meter, selanjutnya dalam ledakan tersebut, sebuah kota pun lenyap ditelan kilatan cahaya.
Einstein: Kesalahan Terbesar Seumur Hidup
English: Albert Einstein Français : Portrait d...
English: Albert Einstein Français : Portrait d’Albert Einstein (Photo credit: Wikipedia)
Setelah berita pengeboman itu beredar, sebagian besar ilmuwan yang turut serta dalam “Manhattan Project” justru diliputi kemuraman. Einstein sendiri akhirnya tenggelam dalam kesedihan dan penyesalan yang teramat dalam. Dengan penuh kesedihan ia melayangkan surat kepada Presiden Roosevelt, mengatakan bahwa menciptakan senjata nuklir merupakan penyesalan dan kesalahannya yang paling fatal. Ia bahkan menyesali awal mula ia melakukan riset tersebut, “Jika mengetahui akan menjadi sampai sedemikian akibatnya, lebih baik saya menjadi tukang reparasi arloji saja,” tuturnya ketika itu.
Oppenheimer juga merasa sangat sedih dan bersalah atas tragedi yang menimpa Hiroshima dan Nagasaki, ia pernah mengatakan kepada Presiden Truman bahwa tangannya telah berlumuran darah! Dan setelah itu, ia pun secara penuh terjun dalam kegiatan menentang pengembangan senjata nuklir.
Pada 1950, ketika AS mengumumkan akan mengembangkan senjata nuklir yang berkekuatan lebih dahsyat lagi, pilot pesawat pemantau cuaca pada saat pengeboman Hiroshima, Mayor Claude Issely, bahkan melakukan bunuh diri untuk menyatakan sikap protesnya! Kapten Kermit Beahan, pilot yang menjatuhkan bom atom di atas Nagasaki, sebelum meninggal dunia ia menyuarakan isi hatinya: “Semoga akulah orang terakhir di dunia ini yang menjatuhkan bom atom!”.
 
Sumber : http://slowbutsure2nd.wordpress.com/page/2/

Teori Waktu Menurut Albert Einstein

download
Pernah merasa waktu berjalan cepat atau terasa begitu lambat? Seperti saat waktu berlalu begitu cepat ketika Anda sedang bersama teman- teman atau saat waktu terasa begitu lambat ketika Anda terjebak dalam hujan. Tapi Anda tidak bisa mempercepat atau memperlambat waktu kan?
Waktu selalu berjalan dalam kecepatan yang konstan. Einstein tidak berpikir demikian. Ide dia adalah semakin kita mendekati kecepatan cahaya, semakin lambat waktunya relatif dibandingkan kondisi orang yang tidak bergerak. Dia menyebutnya melambatnya waktu karena gerakan. Tidak mungkin, kamu bilang? Oke, bayangkan ini. Kamu berdiri di bumi, memegang jam. Teman baikmu ada di dalam roket dengan kecepatan 250.000 km/detik. Temanmu juga memegang sebuah jam. Kalau kamu bisa melihat jam yang dibawa temanmu, kamu akan melihat bahwa jam itu tampak berjalan lebih lambat daripada jam kamu. Sebaliknya temanmu akan merasa jam yang ia bawa berjalan biasa2 aja (tidak melambat), dia pikir malah jam kamu yang tampak berjalan lebih lambat.
Masih bingung? Ingat, Einstein butuh 8 tahun untuk menemukan hal ini. Dan dia dianggap jenius. Einstein memberikan contoh untuk menunjukan efek perlambatan waktu yang dia sebut “paradoks kembar”. Seperti permainan penjelajah waktu. Mari kita mencobanya dengan menganggap ada 2 orang kembar bernama Eyne dan Stine. Dua2nya kita anggap berumur 10 tahun. Eyne memutuskan dia sudah bosan di bumi dan perlu liburan. Dia mendengar bahwa ada hal yang menarik di sistem bintang Alpha3, yang berjarak 25 tahun cahaya. Stine yang harus mengikuti ujian matematika minggu depan, harus tinggal di rumah untuk belajar. Jadi Eyne berangkat sendiri. Ingin sampai secepatnya di sana, dia memutuskan untuk berjalan dengan kecepatan 99,99% kecepatan cahaya. Perjalanan ke sistem bintang itu bolak balik membutuhkan waktu 50 tahun. Apa yang terjadi ketika Eyne kembali? Stine sudah 60 tahun, tapi Eyen masih berumur 10 ½ tahun. Bagaimana mungkin? Eyne sudah pergi selama 50 tahun tapi hanya bertambah umur ½ tahun! Hey, apakah Eyne baru saja menemukan mata air awet muda!
Ide Einstein tentang waktu yang melambat tampak benar dan semua adalah teori, tapi bagaimana kamu tahu kalau dia benar? Salah satu cara adalah dengan naik roket dan memacu roket itu mendekati kecepatan cahaya. Tapi sampai saat ini, kita belum bisa melakukannya. Tapi ada satu cara untuk mengetestnya. Bagaimana kita tahu kalau Einstein tidak salah? Percobaan ini mungkin bisa memberikan penjelasan atas idenya. Jam atom adalah jam yang sangat akurat, bisa mengukur satuan waktu yang sangat kecil. Sepersejutaan detik bisa diukur. Di tahun 1971, ilmuwan menggunakan jam ini untuk mengetest ide Einstein. Satu jam atom diset di atas bumi, dan satu lagi dibawa keliling dunia menggunakan pesawat jet dengan kecepatan 966 km/jam. Pada awalnya kedua jam itu diset agar menunjukan waktu yang sama. Apa yang terjadi ketika jam dibawa mengelilingi dunia dan kemudian kembali ke titik di tempat jam satunya lagi berada? Sesuai perkiraan Einstein, kedua jam itu sudah tidak menunjukan waktu yang sama. Jam yang sudah dibawa keliling dunia, menunjukan keterlambatan waktu seperberapa juta detik!
Kamu mungkin bertanya kenapa kok bedanya begitu kecil? Pertanyaan yang bagus! Yah, 966 km/jam cukup cepat, tapi masih belum mendekati kecepatan cahaya. Untuk melihat perbedaan waktu yang signifikan, kamu harus melaju dengan sangat lebih cepat.

Penemuan Albert Einstein

English: Albert Einstein Français : portrait d...
English: Albert Einstein Français : portrait d’Albert Einstein (Photo credit: Wikipedia)
Kebanyakan orang berpikir bahwa Albert Einstein mendapat Nobel terkenal itu bekerja pada teori relativitas. Tapi dia benar-benar mendapat penghargaan untuk penemuan hukum efek listrik foto.
Penemuan Einstein
Einstein mendapat Nobel untuk fisika pada tahun 1921. Efek foto listrik adalah sebuah fenomena di mana logam memancarkan elektron dari permukaan mereka ketika cahaya bersinar atas mereka. Einstein menjelaskan fenomena ini sebagai berikut:
- Cahaya terdiri dari partikel kecil yang disebut foton. Mereka membawa energi sebanding dengan frekuensi cahaya. – Ketika cahaya bersinar pada logam, elektron menyerap energi dari foton dan mereka ditolak karena perbedaan energi. Hal ini menyebabkan aliran elektron.
Penemuan Einstein yang dipimpin untuk memahami bahwa cahaya berperilaku baik sebagai partikel dan gelombang.
Aplikasi
Penemuan efek foto listrik menyebabkan sel pembangunan surya, sekarang berguna sebagai alternatif sumber energi bagi kita. Demikian pula dioda foto adalah aplikasi lain, yang menemukan penggunaan yang luas dalam deteksi cahaya di bidang serat optik, telekomunikasi dan bidang lainnya.
Dunia tahun fisika
1905 mewakili tahun yang sangat penting dalam fisika dengan empat publikasi terobosan oleh Albert Einstein selama tahun itu.
Keempat publikasi adalah:
1) tentang efek foto listrik
2) gerak Brown
3) teori relativitas khusus
4) Massa terkenal dan persamaan energi E = mc2
Publikasi ini terutama teori relativitas khusus benar-benar mengubah jalannya fisika selama tahun kemudian. Massa dan persamaan energi memimpin untuk pengembangan bom atom serta tenaga nuklir konstruktif. Menyoroti pentingnya tahun 1905 sebagai tonggak penting dalam Fisika, tahun 2005 adalah diakui sebagai tahun dunia fisika pada kesempatan peringatan 100 tahun publikasi Einstein.
Kemudian tahun
Dalam tahun kemudian, Einstein juga menambahkan “teori relativitas umum ‘publikasi lain dan bekerja pada bidang teori bersatu nya. Teori relativitas umum tidak diterima oleh banyak pada saat ia diterbitkan pada tahun 1915. Konsep dan perhitungan di balik teori ini cukup kompleks dan tidak dipahami oleh banyak orang. Dia menyarankan bahwa perhitungan nya dapat diverifikasi selama gerhana matahari. Setelah beberapa tahun, selama gerhana, pengamatan tercatat yang terbukti teorinya benar. Hal ini membuatnya bahkan lebih terkenal.
Persamaan energi massa Einstein digunakan untuk mengembangkan bom atom. Einstein tidak terlibat dalam pembuatan bom. Dia berbicara menentang perang dan terus menggunakan teknologi untuk perdamaian sampai kematiannya pada tahun 1955.

Sumber : http://slowbutsure2nd.wordpress.com/

10 Alat Doraemon Di Kehidupan Nyata !!

Penasaran dengan 10 alat doraemon yg sudah tercipta dalam kehidupan nyata kita yuk gan lansung cekidot !!
1. Baling baling bambu


Baling baling bambu merupakan gadget transportasi dalam dunia Doraemon yang berbentuk kitiran yang bisa dipasangkan pada bagian tubuh manapun. Dengan hati hati tentunya.

Saat ini sudah ada mesin yg mampu meniru fungsi dari baling baling bambu dalam bentuk lain

Jetpack

Copterpack

Sayang keterbatasan dari jetpack maupun copterpack adalah bentuknya yg tidak praktis serta maksimal hanya bisa beroperasi sampai beberapa menit saja. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, siapa tahu 10-20 tahun lagi bisa dipakai dalam kehidupan sehari hari.

2. Konyaku penerjemah
Bila Nobita atau Doraemon bertemu suku bangsa lain atau bahkan orang luar angkasa tentunya tidak bisa mengerti bahasanya bukan.Sebagai robot ajaib Doraemon mempunyai gadget bernama konyaku penerjemah yang mampu menerjemahkan semua bahasa seketika

Saat ini beberapa raksasa IT seperti google atau yahoo telah menciptakan layanan seperti google translator atau yahoo babelfish untuk melakukan hal yang sama dengan cara yang sedikit berbeda Sekarang baru bahasa manusia yang bisa diterjemahkan, dan belum sempurna betul. Oya untuk bahasa anjing, perusahaan di jepang dan amerika membuat beberapa gadget yang bernama bow-lingual.

Woof Woof !!! GRRRRR = Makan dong

3. Pembaca Mimpi

Nobita yang pemalas tentu punya banyak kesempatan bermimpi. Suatu saat Doraemon yang kesal tentu memanfaatkan gadgetnya untuk mengerjai Nobita yang sedang tidur.

Ilmuwan amerika Dr Jack Gallant dari University of California at Berkeley, mengatakan: “Our results suggest that it may soon be possible to reconstruct a picture of a person’s visual experience from measurements of brain activity alone. Imagine a general brain-reading device that could reconstruct a picture of a person’s visual experience at any moment in time.”

kira kira artinya “dari hasil percobaan kami memperkirakan bahwa dalam waktu dekat akan dimungkinkan untuk merekonstruksi pengalaman visual dari sesorang dari aktvitas otaknya saja.

Hmm, gadget ini belum ada di pasaran, tentu menyenangkan jika di suatu saat bisa melihat mimpi orang lain

4. Satelit pribadi
Jika Nobita Ingin memata matai sesorang tentu Doraemon sudah punya gadget untuk itu. Tinggal tandai targetnya.

Sekarang kita bisa melakukan hal yang hampir sama dengan dengan bantuan perkembangan teknologi, coba simak google latitude, google map, google earth atau facebook. Ketiganya mampu melacak orang bahkan bukan hanya posisi tapi juga kesukaan, hobi, status hubungan dan informasi pribadi lainnya.

Salah satu perbedaan utama adalah untuk memata matai harus seijin target, seperti halnya dalam facebook atau latitude, orang yang kita “mata matai” harus menyetujui kita sebagai teman terlebih dahulu.

5. Sarung tangan super
Diganggu Giant ? Oh tidak masalah, sarung tangan super punya Doraemon bisa bikin Nobita super kuat

Saat ini umat manusia mempunyai exoskeleton suit yang ditujukan untuk membantu tugas manusia atau sebagai mesin perang.

Saat ini eksoskeleton belum diproduksi secara massal dan masih dalam tahap riset serta pengembangan. Tapi banyak ahli merasa bahwa masa depan dari alat ini sangat cerah serta mempunyai banyak pilihan penggunaan.

6. Printer 3 Dimensi
Suneo sering sekali memamerkan gadget mahalnya, tentu saja Nobita tidak akan kalah dengan bantuan Doraemon. Tinggal gambar modelnya, masukkan ke mesin dan voila.

sekarang banyak pabrik yang menggunakan acuan dari model komputer untuk memproduksi komponen dalam bentuk presisi dan massal.

Tentu saja komponen yang diproduksi tidak langsung bisa dipakai, tapi masih dirakit dengan komponen lain. Di masa mendatang tentunya proses akan semakin canggih dan semakin memudahkan untuk membuat alat baru.

7. Pass kemana saja
Saat ini banyak sekali alat yang mempunyai prinsip bekerja sama seperti pass tersebut(khususnya di luar negeri /di kampus kampus).

Lebih menyenangkan jika kartu yang kita miliki lebih sedikit bukan

 
8. Saringan air laut
Berada di laut dan kehabisan bekal air tawar tentu tidak menyenangkan. Santai saja, Doraemon punya sedotan air laut yang bisa dipakai dimana saja.

Saat ini peneliti dari MIT telah menemukan alat portabel yang mampu menyaring garam dari air laut dengan proses reverse osmosis sehingga byproduct dalam bentuk air tawarnya bisa diminum.

Daripada tersesat ditengah laut dan punya alat ini. Saya lebih baik tidak tersesat sama sekali !!!

9. Roti pengingat

Seperti biasanya Nobita selalu pelupa, Doraemon mempunyai alat berupa roti khusus yang membantu Nobita unggul dari Dekisugi sekalipun.

Saat ini sedang dikembangkan chip yang ditanam dalam bagian tubuh dan mampu membantu manusia dalam mengingat sesuatu atau menggantikan tugas saraf (pada saat kecelakaan).

Jika harus memilih rasanya memakan roti lebih menyenangkan daripada ada chip di bagian tubuh saya. ARRGH

10. Ensiklopedia segala tahu

Jika ingin tahu tentang segala sesuatu Doraemon punya alat yang mewujudkannya. Ensiklopedia masa depan adalah mesin yang dijalankan menggunakan perintah suara yang mampu menjawab segala pertanyaan.

Nah untuk yang satu ini tentu saja teman - teman sudah tahu kan ? Yap Google, Bing, Wikipedia dan Yahoo mempunyai fungsi seperti gadget Doraemon kan.. ? :P

oya sekarang mesin pencari sudah mempunyai fitur pencarian berdasarkan suara loh. Asal menggunakan gadget gadget berbasis Android, Blackberry atau Smartphone Lainnya..

Sumber : http://delapan-sembilan.blogspot.com/2011/11/10-alat-doraemon-di-kehidupan-nyata.html

Friday, 20 June 2014

Bagaimana Caranya Membangun Mesin Waktu

Nama saya Indra Djafar, seorang siswa dari SMAN 1 Limboto Barat sekaligus sebagai seorang pemimpi. Meskipun saya hanya berbicara melalui komputer, tapi saya adalah orang bebas dengan pikiran yang bebas. Bebas untuk menjelajahi alam semesta dan mengajukan pertanyaan besar, seperti: apakah perjalanan waktu sangat mungkin terjadi? Bisakah kita membuka portal ke masa lalu atau menemukan cara pintas ke masa depan? Bisakah kita akhirnya menggunakan hukum alam untuk menjadi tuan dari waktu itu sendiri?
article-1269288-095FBC16000005DC-551_634x447Perjalanan waktu pernah dianggap sebagai bid’ah saintifik. Dulu saya sangat menghindari berbicara tentang hal itu karena takut dicap pembangkang. Tapi hari ini saya tidak begitu mewaspadai. Bahkan, saya lebih seperti orang-orang yang sedang membangun Stonehenge. Saya terobsesi dengan waktu. Jika saya punya mesin waktu saya akan mengunjungi Tokyo di Jepang di masa jayanya atau menemui ilmuan favorite saya Albert Einstein saat ia mengemukakan teori-teori konspiratifnya. Mungkin juga saya akan melakukan perjalanan ke ujung alam semesta untuk mengetahui bagaimana keseluruhan cerita kosmik kita berakhir.
Untuk melihat bagaimana kemungkinan ini terjadi, kita perlu melihat waktu sebagaimana yang dilakukan fisikawan—pada dimensi keempat. Ini tidak sesulit kedengarannya. Setiap anak sekolah tahu bahwa semua benda fisik, bahkan saya yang ada di kursi saya, ada dalam tiga dimensi. Semuanya memiliki lebar, tinggi dan panjang.
Tapi ada jenis panjang lainnya, yakni panjang waktu. Sementara manusia dapat bertahan hidup selama 80 tahun, batu di Stonehenge, misalnya, telah berdiri sekitar selama ribuan tahun. Dan tata surya akan berlangsung selama miliaran tahun. Semuanya memiliki panjang waktu serta ruang. Perjalanan waktu berarti perjalanan melalui dimensi keempat.
Untuk melihat apa artinya, mari kita bayangkan kita sedang melakukan aktifitas normal, seperti perjalanan mobil sehari-hari. Berkendara dalam garis lurus dan Anda bepergian dalam satu dimensi. Belok kanan atau kiri dan Anda menambahkan dimensi kedua. Berkendara atau menuruni jalan gunung yang berkelok-kelok dan kecepatan kendaraan Anda bertambah tinggi, sehingga Anda bepergian dalam tiga dimensi. Tapi bagaimana kita melakukan perjalanan waktu di Bumi? Bagaimana kita menemukan jalan melalui dimensi keempat?
Mari sejenak kita menikmati fiksi ilmiah. Film perjalanan waktu sering menggunakan mesin yang besar dan haus akan energi. Mesin itu menciptakan jalan melalui dimensi keempat, sebuah terowongan yang melalui waktu. Seorang pelancong waktu, mungkin seorang individu yang nekat, siap untuk menghadapi tantangan ketika melangkah ke dalam terowongan waktu dan muncul di waktu yang tak diketahui siapapun. Konsep ini mungkin terlalu mengada-ada, dan kenyataannya mungkin sangat berbeda, tetapi gagasan itu sendiri tidak begitu gila.
Fisikawan juga telah berpikir tentang terowongan dalam waktu, tapi kami memandangnya dari sudut yang berbeda. Kami ingin tahu apakah portal ke masa lalu atau masa depan bisa menjadi mungkin terjadi dalam hukum alam. Ternyata, kami berpikir bisa. Terlebih lagi, kami bahkan memberi mereka nama: lubang cacing. Yang benar adalah bahwa lubang cacing ada di sekitar kita, hanya saja mereka terlalu kecil untuk dilihat. Lubang cacing sangat kecil. Mereka terjadi pada sudut dan celah dalam ruang dan waktu. Anda mungkin menemukan sebuah konsep yang sulit, tapi tetaplah menyimak saya.
Wormhole adalah sebuah ‘terowongan’ teoretis atau pintasan, diprediksi oleh teori relativitas Einstein, yang menghubungkan dua tempat dalam ruang-waktu – divisualisasikan pada gambar ini sebagai kontur dari peta 3 dimensi , di mana energi negatif menarik ruang dan waktu masuk ke dalam mulut terowongan tersebut, dari alam semesta kita untuk muncul di alam semesta lain. hal ini adalah suatu hipotetis, karena jelas tak seorang pun pernah melihatnya untuk sebelumya, tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa hipotesis telah digunakan dalam film sebagai untuk perjalanan waktu—di Stargate (1994), misalnya, melibatkan terowongan Stargate antara alam semesta, dan Time Bandits (1981), di mana mereka ditampilkan yang terdapat pada suatu lokasi peta langit.
Tidak ada medan datar atau solid. Jika Anda melihat cukup dekat pada apa pun maka Anda akan menemukan lubang dan kerutan tersebut. Ini adalah prinsip fisika dasar, dan bahkan berlaku untuk waktu. Bahkan sesuatu yang semulus bola biliard memiliki celah-celah kecil, keriput dan retakan. Sekarang sangat mudah untuk menunjukkan bahwa hal ini benar dalam tiga dimensi pertama. Tapi percayalah, itu juga benar dari dimensi keempat. Ada celah-celah kecil, keriput dan rongga dalam waktu. Titik terkecil dari skala, lebih kecil bahkan dari molekul, lebih kecil dari atom, kita sampai ke tempat yang disebut busa kuantum. Di sinilah lubang cacing ada. Terowongan kecil atau jalan pintas melalui ruang dan waktu terus membentuk, menghilang, dan mereformasi dalam dunia kuantum. Dan mereka benar-benar menghubungkan dua tempat terpisah dan dua waktu yang berbeda.
Sayangnya, terowongan waktu ini ternyata hanya satu miliar-triliun-trillionths per tiap satu sentimeter. Terlalu kecil bagi manusia untuk melewatinya—tapi gagasan tentang mesin waktu lubang cacing ini tetap mengemuka. Beberapa ilmuwan berpikir ada kemungkinan untuk menangkap lubang cacing dan memperbesar sebanyak triliunan kali untuk membuatnya cukup besar bagi sebuah pesawat ruang angkasa atau bahkan manusia untuk memasukinya.
Mengingat daya dan teknologi semakin maju, mungkin lubang cacing raksasa dapat dibangun dalam ruang tertentu. Saya tidak mengatakan itu bisa dilakukan, tapi kalau bisa, itu akan menjadi perangkat yang benar-benar luar biasa. Salah satu ujung bisa berada di sini dekat Bumi, dan yang lainnya jauh, jauh, dekat beberapa planet yang jauh.
Secara teoritis, sebuah terowongan waktu atau lubang cacing bisa membawa kita bahkan hingga ke planet lain. Jika kedua ujungnya berada di tempat yang sama, dan dipisahkan oleh waktu bukan jarak, sebuah pesawat bisa terbang masuk dan keluar pada jarak yang masih di dekat di Bumi, namun ada di masa lalu. Mungkin dinosaurus akan menyaksikan sebuah pesawat yang datang untuk mendarat.
Sekarang, saya menyadari bahwa berpikir dalam empat dimensi tidaklah mudah, dan bahwa lubang cacing adalah konsep rumit yang bisa menipu Anda. Saya sudah berpikir sebuah percobaan sederhana yang bisa mengungkapkan jika perjalanan waktu manusia melalui lubang cacing itu sekarang ini mungkin dilakukan, atau bahkan di masa depan. Saya suka eksperimen sederhana, dan sampanye.
Jadi, saya sudah menggabungkan dua hal favorit saya untuk melihat apakah waktu tempuh dari masa depan ke masa lalu adalah mungkin.
Mari kita bayangkan saya melemparkan sebuah pesta untuk menyambut seorang pelancong waktu (time travellers). Tapi ada sebuah rencana bahwa saya tidak akan membiarkan ada yang tahu tentang hal itu sampai pestanya usai. Saya sudah susun undangan berupa bentuk koordinat yang tepat dalam waktu dan ruang. Saya berharap salinan itu, dalam satu bentuk atau lainnya, akan ada selama ribuan tahun. Mungkin suatu hari seseorang yang hidup di masa depan akan menemukan informasi tentang undangan tersebut dan menggunakan mesin waktu pada lubang cacing untuk kembali ke pesta saya serta membuktikan bahwa perjalanan waktu, suatu hari, mungkin terjadi.
Sementara itu, tamu pelancong waktu saya bisa saja telah sampai dan saya akan menghitung mundur. Lima, empat, tiga, dua, satu. Tapi seperti yang saya katakan ini, belum ada yang tiba. Sayang sekali. Saya berharap setidaknya Miss Universe di masa depan akan melangkah melalui pintu. Jadi, mengapa eksperimennya tidak kerja? Salah satu alasan mungkin karena persoalan utama dengan perjalanan waktu ke masa lalu, adalah persoalan yang kita sebut paradoks.
Paradoks amat menyenangkan untuk dipikirkan. Yang paling terkenal biasanya disebut Grandfather Paradox. Saya memiliki versi baru dan sederhana yang saya sebut paradoks Mad Scientist.
Saya tidak suka cara para ilmuwan dalam film sering digambarkan sebagai seorang yang gila, tetapi dalam kasus ini, hal itu benar. Pada bagian ini tercipta sebuah paradoks, bahkan jika mengorbankan nyawanya. Bayangkan, entah bagaimana gilanya, seorang ilmuwan membangun sebuah lubang cacing, terowongan waktu yang membentang hanya satu menit ke masa lalu.
Melalui lubang cacing, ilmuwan dapat melihat dirinya sendiri satu menit yang lalu. Tapi bagaimana jika ilmuwan kita menggunakan lubang cacing untuk menembak dirinya yang ada di masa lalu? Dia sekarang sudah mati, jadi siapa yang menembak? Ini sebuah paradoks. Itu hanya tidak masuk akal. Ini adalah semacam situasi yang memberikan mimpi buruk bagi kosmolog.
Mesin waktu semacam ini akan melanggar sebuah aturan mendasar yang mengatur seluruh alam semesta—yang menyebabkan “sebab” terjadi sebelum “akibat”, dan tidak pernah sebaliknya. Saya percaya hal ini tidak bisa membuat diri mereka tidak mungkin. Jika mereka kemudian bisa melakukannya, maka tidak akan ada yang menghentikan seluruh alam semesta dari kekacauan. Jadi, saya pikir sesuatu akan selalu terjadi untuk mencegah paradoks. Entah bagaimana harus ada alasan mengapa ilmuwan tidak akan pernah menemukan dirinya dalam situasi di mana ia bisa menembak dirinya sendiri. Dan dalam hal ini, saya minta maaf untuk mengatakan, lubang cacing itu sendiri adalah suatu masalah.
Pada akhirnya, saya pikir lubang cacing seperti ini tidak bisa eksis. Dan alasan untuk itu adalah umpan balik. Jika Anda sudah pernah ke pertunjukan rock, Anda mungkin akan mengenali suara jeritan. Ini umpan balik. Apa yang menyebabkan hal itu sangat mudah. Suara memasuki mikrofon. Ini ditransmisikan sepanjang kabel, dibuat lebih keras oleh amplifier, dan keluar melalui speaker. Tetapi jika terlalu banyak suara dari speaker kembali ke mic itu berjalan berputar-putar dalam lingkaran semakin keras setiap kali. Jika tidak ada yang menghentikannya, maka umpan balik dapat menghancurkan sistem suara.
Hal yang sama akan terjadi dengan lubang cacing, tapi dengan radiasi bukan suara. Segera setelah lubang cacing mengembang, radiasi alamiah akan memasukinya, dan berakhir dalam satu lingkaran. Umpan balik akan menjadi begitu kuat sehingga menghancurkan lubang cacing. Jadi, meskipun dalam bentuk yang amat kecil lubang cacing memang ada, dan dimungkinkan untuk mengembang suatu hari tertentu, itu tidak akan berlangsung cukup lama untuk bisa berguna sebagai mesin waktu. Itulah alasan sebenarnya tidak ada yang bisa kembali melalui waktu.
Setiap jenis perjalanan waktu ke masa lalu melalui lubang cacing atau dengan cara lain sangat tidak mungkin, jika tidak akan terjadi paradoks. Jadi, sepertinya waktu perjalanan ke masa lalu tidak akan pernah terjadi. Sebuah kekecewaan bagi pemburu dinosaurus dan bagi sejarawan.
Tapi cerita belum berakhir. Ini tidak membuat semua perjalanan waktu tidak mungkin. Saya percaya adanypa erjalanan waktu. Perjalanan waktu ke masa depan. Waktu mengalir seperti sungai dan tampaknya seolah-olah kita masing-masing dialiri air itu tanpa henti bersama dengan waktu. Tapi waktu seperti sungai dengan cara lain, alirannya mengalir pada kecepatan berbeda dalam tempat-tempat berbeda dan ini adalah kunci untuk melakukan perjalanan waktu ke masa depan. Ide ini pertama kali diusulkan oleh Albert Einstein lebih dari 100 tahun yang lalu. Dia menyadari bahwa harus ada tempat di mana waktu melambat, dan tempat lain di mana waktu mempercepat. Dia benar. Dan buktinya ada tepat di atas kepala kita hingga ke ruang angkasa.
Ini adalah Global Positioning System, atau GPS. Sebuah jaringan satelit yang mengorbit sekitar Bumi. Satelit membuat navigasi satelit mungkin terjadi. Tapi mereka juga mengungkapkan bahwa waktu berjalan lebih cepat di ruang angkasa daripada yang dilakukannya di atas bumi. Di dalam pesawat ruang angkasa setiap jam sangat tepat. Tapi meskipun begitu akurat, mereka semua mendapatkan setiap harinya sekitar sepertiga dari satu miliar per detik. Sistem ini dapat mengoreksi penyimpangan, meski kecil dapat mengacaukan seluruh sistem, menyebabkan setiap perangkat GPS di bumi menjauh sekitar enam mil sehari. Anda hanya dapat membayangkan kekacauan yang disebabkan olehnya.
Masalahnya tidak terletak dengan jam. Mereka berlari cepat karena waktu itu sendiri berjalan lebih cepat di ruang angkasa daripada di bumi. Dan alasan untuk ini berpengaruh luar biasa terhadap massa Bumi. Einstein menyadari materi itu akan mengisap waktu dan memperlambat seperti bagian lambat pada sungai. Objek yang berat akan semakin menyeret waktu. Dan kenyataan mengejutkan ini adalah apa yang membuka pintu untuk kemungkinan perjalanan waktu ke masa depan.
Tepat di pusat dari Bima Sakti, 26.000 tahun cahaya dari kita, terletak objek terberat di galaksi. Itu adalah sebuah lubang hitam supermasif yang berisi massa empat juta matahari yang hancur ke dalam satu titik oleh gravitasinya sendiri. Semakin dekat Anda bisa sampai ke lubang hitam, semakin kuat gravitasinya. Ketika benar-benar dekat dan bahkan cahaya pun tidak dapat melarikan diri. Sebuah lubang hitam seperti yang satu ini memiliki pengaruh dramatis pada waktu, memperlambat lebih dari apa pun di galaksi dan kemudian membuat mesin waktu alami.
Saya suka membayangkan bagaimana sebuah pesawat ruang angkasa yang mengorbit mungkin bisa mengambil keuntungan dari fenomena ini. Jika badan antariksa yang mengendalikan misi dari Bumi mengamati bahwa setiap orbit penuh waktu sekitar 16 menit. Tetapi bagi orang-orang yang ada di pesawat antariksa, dekat dengan objek besar, maka waktu akan melambat. Dan di sini pengaruhnya akan jauh lebih ekstrim daripada tarikan gravitasi Bumi. Waktu bagi awak pesawat akan melambat hingga setengahnya. Untuk setiap orbit 16 menit, mereka hanya akan mengalami delapan menit dari orbit penuh waktu.
Mereka akan mengorbit hanya separuh waktu dari semua orang yang berjauhan dari lubang hitam. Pesawat antariksa dan awaknya akan melakukan perjalanan melalui waktu. Bayangkan mereka mengitari lubang hitam selama lima tahun. Sepuluh tahun akan berlalu ke tempat lain. Ketika mereka sampai di rumah, setiap orang di Bumi akan berusia lima tahun lebih dari yang apa mereka miliki.
Jadi lubang hitam supermasif adalah mesin waktu. Tapi tentu saja, itu tidak benar-benar praktis demikian. Lubang ini memiliki keunggulan dibandingkan lubang cacing lainnya, bahwa ia tidak memunculkan suatu paradoks. Ditambah lagi tidak akan menghancurkan dirinya sendiri dalam umpan balik yang datang sekejap. Tapi itu cukup berbahaya. Ini adalah cara yang jauh dan bahkan tidak membawa kita sangat jauh ke masa depan. Untungnya ada cara lain untuk bepergian dalam waktu. Dan ini merupakan harapan kita terakhir dan terbaik membangun mesin waktu nyata.
Anda hanya harus melakukan perjalanan yang sangat, sangat cepat. Jauh lebih cepat bahkan daripada kecepatan yang diperlukan untuk menghindari diri Anda tersedot ke lubang hitam. Hal ini disebabkan oleh fakta lain yang aneh tentang alam semesta. Ada batas kecepatan kosmis, 186.000 mil per detik, juga dikenal sebagai kecepatan cahaya. Tidak ada yang bisa melebihi kecepatan itu. Ini adalah salah satu prinsip mapan terbaik dalam ilmu pengetahuan.
Percaya atau tidak, bepergian dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya akan membawa Anda ke masa depan.
Untuk menjelaskan mengapa, mari kita membayangkan sebuah sistem transportasi fiksi ilmiah. Bayangkan sebuah jalur yang menuju bumi, jalur untuk kereta supercepat. Kita akan menggunakan kereta imajiner ini untuk mendapatkan sedekat mungkin dengan kecepatan cahaya dan melihat bagaimana menjadi mesin waktu. Penumpangnya membawa tiket sekali jalan ke masa depan. Kereta mulai mempercepat, lebih cepat dan lebih cepat. Setelah itu mengitari bumi berulang-ulang.
Untuk mendekati kecepatan cahaya berarti mengelilingi bumi cukup cepat. Tujuh kali per detik. Tapi tak peduli berapa besar daya yang dimiliki kereta, tidak pernah bisa cukup mencapai kecepatan cahaya, karena hukum fisika melarangnya. Sebaliknya, katakanlah mendekati kecepatan cahaya dengan kecepatan tertinggi, maka sesuatu yang luar biasa akan terjadi. Waktu mulai mengalir perlahan secara relatif di seluruh dunia, seperti di dekat lubang hitam. Semua yang ada di dalam kereta api bergerak lambat.
Hal ini terjadi untuk melindungi batas kecepatan, dan itu tidak sulit untuk melihat alasannya. Bayangkan seorang anak manusia berlari ke bagian depan kereta. Kecepatannya akan ditambahkan kepada kecepatan kereta, maka tidak bisakah ia melanggar batas kecepatan hanya dengan kecelakaan sederhana? Jawabannya adalah tidak. Hukum alam mencegah kemungkinan itu dengan memperlambat waktu orang-orang di dalam kereta tersebut.
Sekarang dia tidak dapat berlari cukup cepat untuk memecahkan batas. Waktu selalu akan memperlambat untuk melindungi batas kecepatan. Dan dari fakta tersebut kemungkinan perjalanan waktu ke masa depan memakan waktu bertahun-tahun.
Bayangkan bahwa kereta itu meninggalkan stasiun pada tanggal 1 Januari 2050. Kemudian mengelilingi bumi berulang-ulang selama 100 tahun sebelum akhirnya berhenti pada Hari Tahun Baru, 2150. Para penumpang hanya bias tinggal satu minggu karena waktu akan melambat demikian banyak di dalam kereta. Ketika mereka keluar mereka akan menemukan dunia sangat berbeda dari yang mereka tinggalkan. Dalam satu minggu mereka telah bepergian 100 tahun ke depan. Tentu saja, membangun sebuah kereta yang bisa mencapai kecepatan seperti itu sangat mustahil. Tapi kita telah membangun sesuatu yang mirip seperti kereta di akselerator partikel terbesar di dunia di CERN di Jenewa, Swiss.
Jauh di bawah tanah, di sebuah terowongan melingkar yang panjangnya 16 mil, adalah aliran dari triliunan partikel kecil. Bila daya dihidupkan, mereka mempercepat kecepatan dari nol sampai 60.000 mph dalam sepersekian detik. Meningkatkan daya dan partikel lebih cepat dan lebih cepat, sampai mereka menciut di sekitar terowongan 11.000 kali per detik, yang hampir mendekati kecepatan cahaya. Tapi sama seperti kereta, mereka tidak pernah cukup mencapai kecepatan tertinggi. Mereka hanya bisa mendapatkan 99,99 persen dari batas. Ketika itu terjadi, mereka juga mulai bepergian dalam waktu. Kita tahu ini karena beberapa partikel yang sangat singkat, disebut pi-meson. Biasanya, mereka hancur setelah hanya 25 miliar detik. Tapi ketika mereka diakselerasikan, akan mendekati kecepatan cahaya dan bertahan 30 kali lebih lama.
Sebenarnya sangat sederhana jika kita ingin melakukan perjalanan ke masa depan, kita hanya perlu pergi secepat mungkin. Benar-benar cepat. Dan saya pikir satu-satunya cara kita pernah mungkin untuk melakukannya adalah dengan pergi ke ruang angkasa. Kendaraan berawak tercepat dalam sejarah adalah Apollo 10. Ini mencapai 25.000 mph. Tapi untuk perjalanan dalam waktu kita membutuhkan yang bias bepergian 2.000 kali lebih cepat. Dan untuk melakukan itu kita akan butuh pesawat yang jauh lebih besar, mesin yang benar-benar besar. Pesawat yang cukup besar untuk membawa sejumlah besar bahan bakar, cukup untuk meningkatkan kecepatan hingga kecepatan cahaya. Jika hanya berada di bawah batas kecepatan kosmik maka akan membutuhkan enam tahun penuh sampai kekuatan penuh.
Percepatan awal akan berjalan lembut karena besar dan beratnya pesawat antariksa. Tapi secara bertahap hal itu akan menambah kecepatan dan akan segera meliputi jarak yang massif. Dalam satu minggu pesawat itu akan mencapai planet-planet luar. Setelah dua tahun pesawat itu akan mencapai setengah kecepatan cahaya—dan jauh di luar tata surya kita. Dua tahun kemudian akan bepergian pada 90 persen dari kecepatan cahaya. Sekitar 30 triliun mil jauhnya dari Bumi, dan empat tahun setelah peluncuran, pesawat akan mulai perjalanan dalam waktu. Untuk setiap jam dari waktu di pesawat, dua jam akan berlalu pada waktu di Bumi. Situasi yang sama dengan pesawat ruang angkasa yang mengorbit di lubang hitam besar yang besar.
Setelah dua tahun penuh pesawat akan mencapai kecepatan puncaknya, 99 persen dari kecepatan cahaya. Pada kecepatan ini, satu hari di pesawat adalah sat tahun penuh waktu Bumi. Pesawat kita akan benar-benar terbang ke masa depan.
Perlambatan waktu memiliki manfaat lain. Ini berarti kita bisa, secara teori, melakukan perjalanan dengan jarak yang luar biasa sekali seumur hidup. Sebuah perjalanan ke tepi galaksi yang akan mengambil waktu 80 tahun. Tapi keajaiban sebenarnya dari perjalanan kita adalah bahwa hal itu menunjukkan betapa anehnya alam semesta ini. Ini adalah alam semesta di mana waktu berjalan pada tingkat yang berbeda di tempat yang berbeda. Di mana lubang cacing kecil ada di sekitar kita. Dan di mana, pada akhirnya, kita bisa menggunakan pemahaman kita tentang fisika untuk menjadi pelancong sesungguhnya melalui dimensi keempat.


Orang yang Mengaku Pernah Naik Mesin Waktu

Pergi melintasi waktu ke masa depan atau masa lalu menjadi impian setiap orang. Siapa yang tak mau merubah kegagalan di masa kini bila dapat mencegahnya di masa lalu? Atau, seperti apa kondisi dunia di masa depan?

Berbagai film fiksi ilmiah pun banyak yang mengangkat mimpi manusia ini. Contohnya saja Back to The Future dan Terminator yang begitu dikenal. Pertanyaannya, apakah mungkin manusia melakukan perjalanan melintasi waktu? 4 orang di bawah ini mengaku pernah melakukannya.
 
1. Andrew D. Basiago

 
 
 
Basiago adalah seorang pengacara yang juga anggota MENSA. Ia mengklaim dirinya pernah pergi dengan mesin waktu. Menurutnya, di tahun 60-an dan 70-an pihak militer Amerika Serikat membuat proyek rahasia "Project Pegasus". Dan Basiago terpilih untuk pergi menjelajahi waktu dalam mesin yang telah dibuat.

Petualangan Basiago sampai ke masa 1 juta SM melihat kehidupan dinosaurus. Lalu pergi ke tahun 2045 mengambil mikrofilm penting. Ia juga mengaku pernah menjemput Barack Obama saat masih sekolah.

Semua terdengar seperti kisah fiksi menggelikan. Anehnya, dalam salah satu perjalanan waktu Basiago mengaku pernah ke masa awal Amerika dan bertemu Abraham Lincoln terkait dengan alamat Gettysburg. Bukti tersebut ia rekam dengan kamera. Coba lihat pada foto berikut ini.
 



 
William Stillings

 
 
 
Bila ada Batman, pasti ada Robin. Nah, peran William Stillings bisa dibilang sebagai 'Robin' bagi Andrew Basiago.

Stillings mengaku bersama Basiago terdaftar dalam program DARPAdi tahun 80-an. Mereka berdua lalu dikirim ke Planet Mars dengan mesin khusus yang bisa 'melompat' begitu cepat. Mudahnya, kamu sudah menonton film Jumper? Begitulah kira-kira, pergi ke tempat lain dalam sekejap mata.

Pengakuan Stillings mengemuka bulan September 2011 silam. Menurutnya, setelah tiga puluh tahun berlalu ia dan Basiago melakukan reuni dan saling berbagi kenangan saat melintasi waktu bersama-sama.

Rupanya tak cuma mereka berdua yang 'pernah' pergi ke Mars. Masih ada 100 ribu orang lainnya yang ikut program DARPA. Masalahnya, CIA menggunakan obat-obatan tertentu yang bisa menghapus memori mereka. Wah, jadi mirip film Men In Black...



3. John Titor

 
 
 
Awal tahun 2000 dunia internet gempar oleh pengakuan John Titor yang mengaku datang dari masa depan. Menurut Titor, ia seorang tentara Amerika dari tahun 2036 yang kembali masa sekarang untuk mengambil komputer IBM lama karena harus men-debug programnya agar tak menjadi masalah di masa depan.

Titor mengatakan di tahun 2015 nanti akan terjadi Perang Dunia III. Rusia akan meluncurkan serangan nuklir terhadap Amerika, Cina dan Eropa. Ia juga sempat memperingatkan akan terjadi perang sipil di Amerika tahun 2008 seperti yang pernah terjadi dulu. Nyatanya, ucapan Titor tak terbukti.



4. James Burda

 
 
 
Sebelum membahas James Burda, kita perlu ketahui dulu tentang chiropractor. Yakni termasuk dalam pengobatan alternatif, yang mana berkonsentrasi masalah penyembuhan dengan terapi pada tulang belakang, persendian, dan jaringan lunak.

Kembali pada kisah James Burda, ia mengaku memiliki keahlian chiropactor dan dapat menyembuhkan segala penyakit dengan kekuatan yang diperolehnya: dari perjalanan waktu.

Burda tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit seseorang, lebih jauh ia bisa melihat ke saat sang pasien mengalami penyebab cedera. Dengan cara ini, Burda bisa memilih metode terbaik guna kesembuhan si pasien. Bukan itu saja, ia pun bisa menyembuhkan pasien dari jarak jauh tanpa perlu bertemu.

Pengakuan Burda ditentang oleh Dewan Chiropactors di Ohio, dan ijin prakteknya pun dicabut. Meskipun ada klaim bahwa sembilan dari sepuluh pasien puas dengan pelayanannya.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2012/11/4-orang-yang-mengaku-pernah-naik-mesin.html

Mesin Waktu: Perjalanan Melewati Waktu (Time Travel)

<p>Your browser does not support iframes.</p> Pernah dengar "traversable wormholes" atau "lorong waktu" ? Atau pernah lihat film-film fiksi ilmiah yang menggambarkan tokoh-tokohnya yang bisa melompat ke masa lalu atau bahkan ke masa depan ? Nah, secara teori, hal itu bisa menjadi kenyataan, setidaknya berlandaskan pada teori relativitasnya Einstein. Praktisnya, mungkin tidak lama lagi kita akan melihat mesin akselerator partikel paling powerful di dunia - melepaskan energi besar, mampu mendistorsi tidak hanya ruang (seperti halnya distorsi gravitasi di tempat-tempat di bumi), tapi juga WAKTU !.



Inliah mesin "Large Hadron Collider (LHC)" milik CERN yang saat ini dianggap sebagai mesin waktu paling pertama dibuat dalam sejarah umat manusia.


Menurut penelitian yg dipublikasikan oleh Irina Arefieva dan Igor Volovich,"Dalam relativitas umum, waktu digambarkan dalam kurva ruang-waktu berawal dari masa lalu ke masa depan. Tetapi adakalanya kurva tersebut akan berpotongan, seperti kurva tertutup, yang diinterpretasikan sebagai sebuah mesin waktu - sekaligus memunculkan kemungkinan perjalanan waktu (time travel).



Dua proton ditembakkan dalam arah yang berlawanan dan bertubrukan di 4 titik sepanjang lintasannya - meniru kondisi "Big Bang" dari "plasma kosmik". Plasma kosmik adalah keadaan hampir cair yg masih merupakan misteri, yang terbentuk sebelum partikel-partikel itu dingin agar terbentuk atom bersama-sama. LHC akan memaksa partikel-partikel ini lepas dari ikatannya, menjadi substansi dari zat yang terurai - untuk menciptakan "plasma kosmik" yang asli, dan merekonstruksi kondisi Big Bang (mudah-mudahan saja untuk skala kecil).



Inilah beberapa fakta mengenai project ini:
- Akan memakan waktu 20 tahun dan sampai sekarang masih berjalan
- Satu tim yang terdiri dari 7000 fisikawan yang berasal dari lebih 80 negara
- Dengan lintasan lingkaran 27 kilometer, 175 meter di bawah tanah
- Memfasilitasi proses tubrukan antar proton, dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya.
- Terowongannya cukup besar untuk dilewati kereta api
- Menciptakan keadaan temperatur hingga 1 juta kali lebih panas dari inti matahri
- Magnet-magnet superkonduktor yang didinginkan pada temperatur lebih dingin dari luar angkasa



The Collider Tunnel (terowongan untuk proses tubrukan proton) :




Mesin Paling Njlimet dan Kompleks yang Pernah Dibuat Manusia

Untuk menggambarkan betapa besarnya skala dari monster ini, bayangkan mesin ini sepanjang 17 mil menyeberangi tapal batas dua negara, mempunyai detektor di 4 lokasi sebesar bangunan manusia, ditempatkan di lubang (goa) yang sangat besar - dan jika Anda berada di dalamnya saat mesin ini dioperasikan, Anda akan mengalami pengaruh radioaktif yang berat dan pengalaman yang fatal.

Untuk satu solenoid (CMS) dibutuhkan besi yang jumlahnya lebih banyak dari besi untuk membangun menara Eiffel. Biaya untuk membangun LHC ini demikian besar, sehingga Amerika tahun 1993 menghentikan proyeknya sendiri yaitu Superconducting Super Collider (meski terowongan sepanjang 14 mil telah mereka gali di Texas). Jadi, paling tidak saat ini proyek CERN sendirian menyandang gelar "mesin paling njlimet yang pernah dibuat oleh manusia".




Klik gambar di bawah ini untuk melihat view 360 derajat:




CMS detector, sebelum ditanam 100 meter di bawah tanah:


Potongan melintang dari detektor ATLAS, seukuran sebuah katedral! :


Lihat orang di gambar bawah ini, untuk skala bagaimana besarnya mesin ini:



Bundel Kabel Raksasa:


Tim LHC ini kerap disebut sebagai "Lord of The Ring", suasana proyeknya sendiri mirip-mirip susasana di film "Star Wars".


Idenya adalah untuk mengfokuskan energi besar ini ke dalam ruang sekecil mungkin. Seperti kata mereka: "Makin besar energinya, makin dahsyat pula partikel-partikel yang disemburkan". Seberapa besar? Apa ini miniatur dari blackhole?

Jika bukan perjalanan waktu (time travel), hal yang menarik lain yang mungkin dihasilkan dari proyek LHC ini adalah: Hari Kiamat!

Mungkin headline posting ini sangat berlebihan. Proyek LHC ini diperkirakan justru akan sangat berbahaya untuk dilanjutkan, lihat laporan ini. Bayangkan saja, ada sekelompok orang yang sedang membangun miniatur blackhole tidak jauh dari tempat tinggal kita. Siapa yang bisa percaya bahwa dijamin tidak akan terjadi sesuatu nantinya.

Latar belakang dari dibangunnya LHC ini mungkin saja adalah cuma untuk mencari "partikel Tuhan" (Higgs Boson?) dan juga teori "Grand Unified Theory" dari seluruh kekuatan energi di jagat raya.

Seluruh catatan yang menyebutkan LHC mungkin saja akan menghasilkan "Medium-sized Bang" atau mini blackhole yang tidak bisa dikendalikan, dibantah oleh ilmuwan-ilmuwan CERN: mereka meyakinkan kita bahwa "meski blackholes bisa diciptakan, hal ini masih terlalu kecil dan terlalu cepat jika dikatakan akan menghasilkan tenaga gravitasi yang kuat".

Majalah Discover mengutip ini: "Proses collision (tubrukan proton) di LHC dapat menyemburkan massa baru yang aneh, dimensi ruang tersembunyi yang membentang, bahkan menciptakan dimulainya lagi kelahiran kecil jagat raya. Dan sekarang, seperti yang kita lihat - mungkin sekaligus mesin lorong waktu."

"Kita bahkan tidak tahu apa yag akan terjadi" ujar fisikawan Perancis, Yves Schutz. "Kita sekarang berada dalam domain energi yg tak seorangpun pernah menyentuhnya."



Anda ingin tahu lebih jauh teori fisika yang menjadi dasar dari fenomena "traversable wormholes" yang pada akhirnya memungkinkan manusia untuk menempuh perjalanan melewati waktu (time travel)? Silahkan baca artikel lengkapnya di sini.


Sumber : http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/01/mesin-waktu-time-machine.html#.U6TOnkBQ6t8

Free Search Engine Submission